Berita

Representative Image (Foto: DW)

Global

Jet Tempur Nigeria Tak Sengaja Bom Pasar, 200 Warga Tewas

SENIN, 13 APRIL 2026 | 16:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan udara yang dilancarkan jet tempur militer Nigeria berubah menjadi tragedi kemanusiaan. 

Alih-alih melumpuhkan kelompok militan, bom justru menghantam sebuah pasar desa di negara bagian Yobe, menewaskan sedikitnya 200 orang.

Mengutip laporan Reuters, Senin, 13 April 2026, Angkatan Udara Nigeria mengklaim operasi tersebut menargetkan militan Boko Haram di wilayah Jilli, negara bagian Borno. 


Namun dalam pernyataan resmi yang dirilis, militer tidak menyinggung adanya serangan terhadap pasar warga sipil, memicu tanda tanya besar terkait akurasi operasi tersebut.

Insiden berdarah tersebut terjadi di wilayah perbatasan Yobe-Borno, kawasan yang selama ini dikenal sebagai episentrum konflik berkepanjangan antara militer Nigeria dan kelompok ekstremis. 

Lawan Zanna Nur Geidam, anggota dewan sekaligus kepala tradisional wilayah Fuchimeram di distrik Geidam, mengungkapkan korban tewas akibat serangan jet tempur mencapai 200 orang. 

“Ini adalah insiden yang sangat menghancurkan di Pasar Jilli. Saat saya berbicara dengan Anda, lebih dari 200 orang telah kehilangan nyawa akibat serangan udara di pasar tersebut,” ujarnya dalam wawancara telepon.

Kesaksian serupa datang dari warga dan lembaga kemanusiaan internasional yang mengonfirmasi serangan serta tingginya jumlah korban jiwa. 

Banyak korban disebut merupakan pedagang dan pengunjung pasar yang tengah beraktivitas saat serangan terjadi, menjadikan insiden ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya