Berita

Ilustrasi (Situas Feel Good Network)

Bisnis

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

SENIN, 13 APRIL 2026 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Feel Good Network memperluas operasinya ke Asia Tenggara dengan memasuki pasar Malaysia. Langkah ini ditandai dengan peluncuran Tales Asia, agensi kreatif full-service yang berbasis di Kuala Lumpur, serta penunjukan sejumlah pimpinan senior.

Ekspansi ini berlangsung di tengah pertumbuhan ekonomi digital kawasan yang pesat. Studi e-Conomy SEA 2025 mencatat nilai ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksikan melampaui 300 miliar Dolar AS, dengan belanja iklan yang terus meningkat. 

Tren seperti video commerce, ekonomi kreator, dan pemanfaatan AI turut mendorong pertumbuhan tersebut.


Hubungan pasar Indonesia dan Malaysia juga semakin erat. Peningkatan mobilitas wisatawan serta ekspansi brand Indonesia—khususnya di sektor F&B dan gaya hidup—menciptakan kebutuhan akan pendekatan yang lebih kontekstual di masing-masing pasar.

CEO Wisnu Satya Putra menyebut kondisi ini sebagai peluang untuk menghadirkan pendekatan lintas pasar yang tetap relevan secara lokal. Ia menekankan pentingnya pemahaman budaya dalam membantu brand berkembang tanpa kehilangan identitas.

"Ini adalah peran yang ingin kita jalani, jembatan budaya yang menjadi kekuatan lokal demi
pertumbuhan regional,” papar Wisnu dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 13 April 2026.

Peluncuran Tales Asia dipimpin oleh Lila Talitha, yang juga menjabat sebagai Chief Creative Officer. Dengan pengalaman lintas negara, ia melihat peran agensi ini sebagai penghubung antara kebutuhan lokal dan ambisi regional brand.

Selain itu, perusahaan menunjuk Reza Akbar sebagai Chief Growth Officer, Erick Sebastian sebagai Chief Content Officer, serta Ranggaz Laksmana sebagai Group Strategic Advisor. Ketiganya akan berperan dalam memperkuat pertumbuhan bisnis, kemitraan, serta pengembangan strategi.

Menurut Reza Akbar, klien saat ini tidak lagi mencari sekadar agensi, melainkan mitra pertumbuhan yang mampu memahami kebutuhan spesifik dan menghadirkan solusi nyata—baik dalam skala konten, transformasi media sosial menjadi kanal bisnis, maupun pemanfaatan data yang relevan.

Sejak berdiri pada 2025, Feel Good Network mencatat pertumbuhan signifikan dan telah bekerja sama dengan berbagai klien lintas industri. Perusahaan mengembangkan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan strategi, kreativitas, konten, dan data untuk menjawab kebutuhan brand yang semakin kompleks.

Dengan ekspansi ini, Feel Good Network memasuki fase pengembangan regional yang lebih luas, seiring upaya memperkuat kapabilitas di berbagai bidang seperti konten, strategi kreatif, sosial, dan commerce.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya