Berita

Ilustrasi (Artificial inteligence)

Bisnis

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

SENIN, 13 APRIL 2026 | 09:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah memanasnya tensi geopolitik dunia yang memicu lonjakan harga minyak, perekonomian Indonesia justru menunjukkan resiliensi yang luar biasa. 

Alih-alih terpuruk, situasi ini dinilai menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkokoh struktur ekonomi berbasis Sumber Daya Alam (SDA) dan melejitkan daya saing di kancah internasional.

Ekonom INDEF sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menekankan pentingnya mengubah pola pikir dalam menghadapi krisis. Menurutnya, fondasi ekonomi Indonesia cukup adaptif untuk merespons gejolak global dengan cara yang lebih optimis.


“Diskusi di media sosial tentang krisis harga minyak akibat konflik AS-Israel vs Iran seringkali bernada ekstrem seolah kiamat sudah dekat. Perspektif kita harus out of the box; kita harus melihat bahwa di balik krisis selalu ada peluang,” ungkap Didik, dalam pernyataan yang dikutip redaksi, Senin 13 April 2026.

Keunggulan komparatif Indonesia terletak pada kekayaan alamnya yang melimpah, yang mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Sektor pertambangan seperti batubara, minyak dan gas, serta komoditas logam seperti nikel dan bauksit dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

“Kita harus memanfaatkan penguatan sektor natural hedge sumber daya alam Indonesia sebagai kekuatan ekonomi nasional,” tegasnya.

Selain itu, sektor perkebunan seperti crude palm oil (CPO) juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi global melalui pengembangan biofuel. Kondisi ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam rantai pasok energi dan komoditas dunia.

“Semua sektor tersebut basis inputnya domestik, sementara outputnya menghasilkan devisa dalam mata uang asing,” jelas Didik.

Ia menambahkan bahwa momentum ini perlu dimanfaatkan untuk mempercepat hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah komoditas nasional. Dengan strategi yang tepat, Indonesia berpeluang mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

Dengan kebijakan yang adaptif dan pemanfaatan potensi nasional secara optimal, Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus memperkuat posisinya sebagai negara dengan ekonomi yang tangguh, resilien, dan kompetitif di tengah tantangan global.

Bagi pemerintah, situasi global saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengakselerasi hilirisasi industri. Dengan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah di dalam negeri, Indonesia tidak hanya menjaga stabilitas tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

“Krisis ini bagi pemerintah yang cerdas justru menjadi peluang untuk transformasi menuju pertumbuhan yang lebih kuat,” katanya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya