Berita

Prof. Ryaas Rasyid. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Pemerintahan Jokowi Terburuk Sepanjang Sejarah RI

SENIN, 13 APRIL 2026 | 05:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

10 tahun kepemimpinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dianggap menjadi yang terburuk sepanjang sejarah pemerintahan negara Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof. Ryaas Rasyid dalam podcast Madilog dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin, 13 April 2026.

“Jadi memang kesimpulan saya dari dulu tetap saya anggap (masih) berlaku bahwa pemerintahan Jokowi itu adalah pemerintahan paling buruk yang pernah kita miliki sepanjang sejarah,” kata Ryaas.


Menteri Negara Otonomi Daerah era Presiden Abdurrahman Wahid ini menjelaskan beberapa hal terkait keburukan pemerintahan Jokowi.

Di antaranya mulai dari kepemimpinan yang rusak, manajemen hancur hingga korupsi yang merajalela.

“Jadi sepuluh tahun terakhir itu hancur-hancuran, BUMN hancur, utang berlipat ganda yang sampai sekarang masih anda rasakan semua. Nah itu tidak ada pertanggungjawaban,” bebernya.

Ryaas menyebut proyek yang dijalankan pemerintah saat itu banyak mengandung markup. Ia mencontohkan proyek Whoosh (kereta cepat) yang menjadi polemik hingga sekarang.

“Jadi ini (Whoosh) luar biasa korupsinya. Itu pun dilindungi oleh Pak Prabowo. Ketika Purbaya berusaha mengangkat itu dan mau melempar itu yang bukan sebagai tanggung jawab pemerintah, Pak Prabowo malam muncul, berusaha mengambil alih. Bagaimana bisa mengambil alih sesuatu yang bermasalah?” tandasnya.
  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya