Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas DPN SPEDA)

Nusantara

DPN SPEDA Perkuat Konsolidasi Sasar Pembangunan Daerah 3T

SENIN, 13 APRIL 2026 | 00:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Solidaritas Pemuda Pemudi Desa (SPEDA) resmi membentuk  8 (DPW)/ (DPC) di Daerah Khusus Jakarta, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Maluku, Kota Ambon, Kab. Buru, Kab. Buru Selatan, Kab. SBB dan Kab. SBT sebagai langkah strategis memperkuat peran pemuda desa dalam pembangunan nasional.

“Pembentukan ini menjadi simbol konsolidasi gerakan pemuda-pemudi desa yang berorientasi pada semangat membangun Indonesia dari desa, terutama di wilayah kepulauan yang sebagian besar masuk kategori daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T),” kata Ketua Umum DPN SPEDA Fadli Rumakefing dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 12 April 2026.   

Ia menegaskan bahwa selain Jakarta, pemuda pemudi desa di Kalimantan, Maluku dan daerah lain di Indonesia memiliki potensi besar sebagai penggerak utama pembangunan berbasis lokal. Dengan kondisi geografis yang menantang, justru lahir semangat kemandirian dan solidaritas yang kuat di kalangan generasi muda desa. 


“Karena itu, kehadiran DPW dan DPC diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat peran tersebut, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa secara konkret,” jelasnya.

Lebih jauh, Fadli menekankan fokus utama gerakan ini tidak hanya pada penguatan organisasi, tetapi juga pada pengembangan ekonomi desa dan digitalisasi sebagai kunci kemajuan. 

“Pemuda pemudi desa didorong untuk mengelola potensi lokal seperti perikanan, pertanian, dan pariwisata desa berbasis komunitas, sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan informasi,” ungkapnya. 

Digitalisasi desa diyakini dapat membuka peluang baru, mempercepat pelayanan publik, serta meningkatkan daya saing produk desa di tingkat nasional bahkan global.

Melalui pembentukan struktur ini, Solidaritas Pemuda Pemudi Desa menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa di Indonesia. 

“Dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan inovasi, pemuda pemudi desa diharapkan mampu menjadi ujung tombak perubahan, menggerakkan ekonomi lokal, serta menjadikan desa-desa di wilayah 3T sebagai pusat pertumbuhan baru bagi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Fadli.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya