Berita

Mantan Kepala Kantor Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi. (Foto: RMOL)

Politik

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 12:23 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Mantan Kepala Kantor Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menilai pernyataan pengamat politik Saiful Mujani bukan sekadar dugaan, melainkan ajakan terang untuk menjatuhkan pemerintah. 

Ia menegaskan narasi seperti itu harus dilawan karena berpotensi memicu tindakan di luar mekanisme demokrasi.
Hasan menilai pernyataan itu jelas dan tidak terpotong, sehingga tidak bisa dianggap multitafsir.

“Tapi itu bukan diduga kan memang itu pernyataannya kan. Sudah firm itu itu pernyataannya. Dan pernyataannya kan enggak dipotong video tuh 4 menitan itu kan video utuh,” kata Hasan dalam tayangan Bikin Terang, Minggu, 12 April 2026.

“Tapi itu bukan diduga kan memang itu pernyataannya kan. Sudah firm itu itu pernyataannya. Dan pernyataannya kan enggak dipotong video tuh 4 menitan itu kan video utuh,” kata Hasan dalam tayangan Bikin Terang, Minggu, 12 April 2026.

Menurutnya, persoalan utama bukan pada kemampuan menjatuhkan pemerintah, melainkan bahaya narasi yang bisa dianggap wajar oleh publik, terutama generasi muda.

Ia juga menilai ajakan tersebut menunjukkan ketidakpercayaan terhadap mekanisme demokrasi yang sudah menyediakan ruang pergantian kekuasaan secara berkala.

“Tapi pernyataannya sudah terang-berenderang kok. Kalau misalnya besoknya ada yang memakai pernyataan dia untuk turun ke jalan, sudah banyak pasal yang melekat dia,” lanjutnya.

Hasan menambahkan, demokrasi tetap memiliki batas berupa tertib sosial dan tidak bisa dimaknai sebagai kebebasan tanpa aturan. Ia menegaskan narasi yang dinilai merusak tatanan tersebut perlu direspons dan dilawan secara terbuka.

“Kalau menurut saya, mereka hari ini berpikir demokrasi itu bebas sebebas-bebasnya. Boleh ngomong apa aja termasuk ngomong kayak gitu. Padahal di atas demokrasi itu harusnya ada namanya tertib sosial,” pungkasnya.

Pernyataan akademisi Saiful Mujani mendadak viral dan memicu kegaduhan di ruang publik. Dalam sebuah acara pada 31 Maret 2026, ia melontarkan kalimat yang dinilai banyak pihak melampaui batas kritik politik biasa dan menjurus pada upaya penggulingan kekuasaan.

Dalam video yang beredar luas, Saiful secara gamblang meragukan mekanisme formal seperti impeachment.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya