Berita

Menteri Luar (Menlu) Negeri RI, Sugiono (Foto: Dokumen pribadi)

Politik

Menlu Sugiono Jadi Calon Kuat Ketum IPSI, Siap Teruskan Kepemimpinan Prabowo

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 16:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menguat sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030. 

Ia digadang-gadang akan melanjutkan kepemimpinan Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum IPSI.

Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI dijadwalkan berlangsung pada 9-11 April 2026 di Hotel Sultan, Jakarta.


Ketua IPSI Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengungkapkan bahwa selain adanya usulan agar Prabowo kembali menjabat, nama Sugiono juga semakin menguat sebagai kandidat penerus.

“Banyak pihak yang menginginkan Mas Sugiono menjadi penerus Bapak Prabowo, mengingat kesibukan beliau saat ini sebagai Presiden,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat, 10 April 2026.

Menurut Akbar, Sugiono dinilai memiliki perhatian besar terhadap kemajuan IPSI dan perkembangan pencak silat agar terus maju.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono. Ia menilai Sugiono sebagai sosok yang layak melanjutkan kepemimpinan IPSI.

Hal ini, kata Bambang, terlihat dari peran aktif Sugiono selama menjabat sebagai Wakil Ketua Umum IPSI, di tengah kesibukannya.

“Mas Sugiono saya pikir sangat layak, melihat kesibukan Pak Prabowo sebagai presiden saat ini,” ujarnya.

Munas XVI IPSI disebut membawa ambisi besar untuk mendorong pencak silat semakin dikenal di tingkat global, termasuk upaya menuju Olimpiade.

Saat ini, pemerintah melalui diplomasi budaya juga terus berkomitmen mempromosikan pencak silat di kancah internasional.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya