Berita

Melania Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube ABC)

Dunia

Melania Trump Bantah Ada Main dengan Jeffrey Epstein

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 12:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Melania Trump, secara tegas membantah memiliki hubungan apa pun dengan Jeffrey Epstein. 

Berbicara dalam pernyataan langka di Gedung Putih pada Kamis, 9 April 2026, Melania mendesak agar Kongres menggelar sidang terbuka untuk para korban kasus perdagangan seks yang melibatkan Epstein.

Dalam keterangannya, istri Donald Trump menyebut berbagai tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan Epstein sebagai tidak berdasar dan harus dihentikan. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya pernah bertemu Epstein secara singkat pada tahun 2000 dan tidak memiliki keterlibatan lebih jauh.


“Saya tidak pernah mengetahui adanya pelecehan yang dilakukan Epstein terhadap para korbannya. Saya tidak pernah terlibat dalam kapasitas apa pun. Saya bukan peserta,” tegasnya, dikutip dari BBC, Jumat, 10 April 2026.

Melania juga membantah rumor yang beredar di internet bahwa Epstein adalah sosok yang memperkenalkannya kepada suaminya, Donald Trump. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai upaya jahat untuk mencemarkan reputasinya.

Selain itu, ia mengatakan tidak memiliki hubungan dengan Ghislaine Maxwell, yang diketahui merupakan sekutu dekat Epstein dan kini dipenjara. Terkait email lama yang sempat mencuat, Melania menyebutnya hanya sebagai “korespondensi biasa” tanpa makna khusus.

Dalam langkah yang mengejutkan, Melania justru mendorong transparansi lebih luas dengan meminta para korban diberi kesempatan bersaksi langsung di hadapan Kongres. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengungkap kebenaran secara terbuka.

“Setiap perempuan berhak untuk menceritakan kisahnya di depan umum jika ia menginginkannya… Barulah, dan hanya barulah, kita akan mengetahui kebenaran,” ujarnya.

Namun, seruan tersebut tidak sepenuhnya mendapat dukungan. Keluarga korban Epstein, termasuk kerabat Virginia Giuffre, menilai permintaan itu justru membebani para penyintas. Mereka menyatakan para korban sudah cukup berjuang dan kini giliran pihak berwenang untuk bertindak.

“Para penyintas telah melakukan bagian mereka. Sekarang saatnya bagi mereka yang berkuasa untuk melakukan bagian mereka,” ujar pihak keluarga dalam pernyataan terpisah.

Pernyataan Melania ini muncul di tengah meningkatnya tekanan publik terhadap transparansi investigasi kasus Epstein, termasuk tuntutan agar seluruh dokumen terkait segera dibuka. Kasus ini juga telah menyeret banyak tokoh berpengaruh dan memicu kontroversi hukum serta politik yang berkepanjangan di AS.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07

Jazzscape: Malam Intim Jazz dari Rooftop Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52

Ketika Ibu Bersatu Padu

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43

Tak Sesuai Keputusan Presiden, DPR Heran Realisasi Bantuan Pangan Ditunda

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26

BPOM Bali Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 15 Tersangka Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04

Pembentukan BUMN Ekspor Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59

Mercy Barends: Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Adat Halmahera Utara

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55

Selengkapnya