Berita

Ilustrasi/Net.

Nusantara

4 Alasan Ilmiah Mengapa Kucing Suka Menatap Dinding Kosong

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 10:38 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Sebagai pemilik hewan peliharaan, Anda mungkin pernah mengalami momen yang sedikit membuat bulu kuduk berdiri: anabul kesayangan Anda tiba-tiba terdiam kaku dan menatap tajam ke arah dinding yang benar-benar kosong.

Momen ini sering kali memicu imajinasi liar, membuat kita bertanya-tanya apakah mereka sedang melihat entitas supranatural.

Namun, jangan buru-buru memanggil pengusir hantu. Secara sains, perilaku kucing yang satu ini sama sekali tidak berkaitan dengan hal mistis, melainkan merupakan bukti betapa canggihnya anatomi tubuh mereka.


Mari kita bedah secara ilmiah mengapa kucing menatap dinding dan apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam otak dan indra mereka yang tajam.

Indra Penglihatan Kucing yang Luar Biasa

Rahasia pertama di balik tatapan kosong tersebut terletak pada struktur mata kucing. Secara evolusioner, mata mereka dirancang untuk menjadi predator penyergap yang sangat efisien, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Mata mereka menangkap partikel cahaya dengan cara yang jauh lebih sensitif dibandingkan mata manusia.

Kemampuan Mendeteksi Spektrum Ultraviolet

Salah satu penemuan paling menarik dalam biologi hewan adalah kemampuan penglihatan ultraviolet pada kucing. Berbagai riset menunjukkan bahwa lensa mata kucing, anjing, dan beberapa mamalia lainnya memungkinkan sinar ultraviolet (UV) untuk menembus hingga ke retina. Sebagai perbandingan, lensa mata manusia memblokir sinar UV untuk melindungi retina.

Berkat kemampuan ini, saat kucing menatap dinding yang terlihat kosong di mata Anda, mereka sebenarnya mungkin sedang mengamati hal-hal mikroskopis.

Mereka bisa melihat pantulan cahaya dari debu yang melayang, serat kain tipis, atau bahkan jejak urin serangga yang berpendar di bawah spektrum UV. Dinding kosong Anda nyatanya adalah layar bioskop yang penuh dengan tontonan visual bagi mereka.

Pendengaran Ultrasonik

Jika tidak ada yang menarik secara visual, kemungkinan besar pemicunya adalah suara. Indra pendengaran kucing jauh melampaui kemampuan manusia dan bahkan anjing. Kucing mampu mendengar suara dengan frekuensi sangat tinggi, hingga mencapai 64.000 Hertz (sementara manusia rata-rata hanya mencapai 20.000 Hertz).

Kemampuan ultrasonik ini dilengkapi dengan telinga yang menyerupai corong satelit, yang dapat diputar secara independen untuk menemukan sumber suara secara presisi.

Oleh karena itu, ketika mereka menatap dinding, mereka sering kali tidak sedang "melihat", melainkan memusatkan konsentrasi untuk mendengar. Mereka bisa melacak suara rayap yang sedang menggerogoti kayu, laba-laba yang merayap di celah batu bata, atau cicit tikus yang berlarian di dalam dinding gipsum Anda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya