Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Teddy: Tunggu Presiden Cerita

SELASA, 07 APRIL 2026 | 14:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu perombakan kabinet kembali mencuat ke ruang publik setelah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan tanggapan singkat namun penuh isyarat dalam keterangannya di Istana Merdeka, Selasa, 7 April 2026.

Saat ditanya mengenai kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, Seskab tidak secara tegas membantah kabar tersebut. 

Ia hanya meminta publik menunggu kepastian resmi, seraya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto yang akan menyampaikan langsung kepada masyarakat.


“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” kata dia.

Sebelumnya, isu reshuffle sempat berembus kencang menjelang Idulfitri dan memicu spekulasi luas. 

Namun, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi memastikan bahwa Presiden Prabowo tidak memiliki rencana melakukan perombakan Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.

“Enggak ada reshuffle, enggak ada. Kita menjelang bulan suci Ramadan, menjelang Lebaran kan, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan (pemberian stimulus ekonomi),” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, bulan lalu.

Meski demikian, Presiden Prabowo telah beberapa kali memberikan sinyal tegas terkait evaluasi kinerja para pembantunya. Ia menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah korektif terhadap menteri yang dinilai tidak menunjukkan performa optimal.

“Anak buah saya hebat-hebat ya, kalau ada satu dua nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih, masih nakal, masih enggak mau dengar. Dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat reshuffle. Harus diganti,” ujar Prabowo saat menyampaikan orasi di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Oktober tahun lalu.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya