Berita

Tokoh Nasional, Anies Baswedan. (Foto: RMOL)

Politik

Karier Politik Anies Ditentukan di 2029

SENIN, 06 APRIL 2026 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jalan bagi Anies Baswedan untuk menjadi Presiden Indonesia tidak mudah. Bahkan menurut analis komunikasi politik, Hendri Satrio, nasib politik Anies ditentukan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Hensa, sapaan akrabnya, berpendapat, Anies harus memilih jalan tetap idealis atau pragmatis untuk tetap berada di konstelasi politik nasional.

"Anies ini pilihannya sekarang memang enggak enak, kalau idealis bisa jadi dia hilang dari percaturan nasional. Kalau dia pragmatis mungkin banyak pendukungnya nggak suka," kata Hensa, Senin, 6 April 2026.


Mantan Capres 2024 itu bisa saja menjadi idealis dan membesarkan partai besutannya, Gerakan Rakyat yang baru-baru ini ia luncurkan.

Namun, Hensat yang juga Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini mengingatkan bahwa partai tersebut masih harus melewati verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum bisa mengusung calon presiden.

Proses itu, tidak mudah dan membutuhkan biaya besar. Belum lagi juga tantangan-tantangan politik yang akan ia hadapi selama membesarkan partainya tersebut.

"Ini kan lawan-lawan politiknya, kalau Anies mau maju kan enggak diem aja," kata Hensa.

Hensa memandang Anies bisa menjadi pragmatis dengan membuka kemungkinan dirinya bergabung dengan kendaraan politik yang sudah ada.

Ini bisa menjadi pilihan mudah agar namanya tetap berada di peredaran politik nasional. Meski juga bisa saja ia tak diusung sebagai capres melainkan sebagai wapres

"Sosok ini masih punya massa, iya. Tapi siapa yang membawa massanya dia kan, nah ini yang harus dipertimbangkan oleh Anies," pungkas Hensa.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya