Berita

Ilustrasi. (AFP)

Dunia

AS-Israel Gempur Area Nuklir Iran, 1 Orang Tewas

SABTU, 04 APRIL 2026 | 21:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali menghantam wilayah Iran. Kali ini, serangan terjadi di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, Iran selatan, pada Sabtu 4 April 2026.

Mengutip kantor berita resmi IRNA, serangan berlangsung sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Roket dilaporkan jatuh di area dekat fasilitas nuklir tersebut.

IRNA melaporkan satu orang tewas dalam insiden itu, yang merupakan penjaga gedung di sekitar lokasi. 


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan lokasi nuklir Bushehr dihantam empat kali oleh AS dan Israel

"Serangan AS dan Israel di dekat pembangkit nuklir Bushehr hari ini menimbulkan risiko signifikan bagi Iran dan kawasan yang lebih luas," katanya dalam unggahan di X, dikutip dari Aljazeera.

Meski demikian, tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.

Selain Bushehr, serangan juga menyasar fasilitas industri di wilayah selatan Iran. Pabrik semen di Bandar Khamir turut menjadi target, namun dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan operasional.

"Serangan Amerika-Zionis terhadap pabrik semen Bandar Khamir tidak menimbulkan korban jiwa," kata Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan, Ahmad Nafisi.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari lalu, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran. 

Operasi tersebut disebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta ribuan warga sipil.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya