Berita

Menko PMK Pratikno (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menko PMK Dorong Penguatan Edukasi Mitigasi Bencana

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 11:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mendorong penguatan edukasi mitigasi bencana alam di lembaga negara terkait.

Hal ini disampaikan merespons gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026.

Pratikno menjelaskan, gempa yang berdampak pada dua provinsi tersebut menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan mitigasi risiko bencana. Salah satu upaya yang dinilai efektif adalah melalui pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat.


“Momentum bencana ini juga menjadi momentum untuk edukasi ke masyarakat,” ujar Pratikno, dikutip melalui siaran ulang Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Jumat, 3 April 2026.

Mantan Menteri Sekretaris Negara itu menekankan bahwa lembaga negara, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), harus memastikan kesiapan manajemen bencana secara menyeluruh.

“Kita harus mengutamakan manajemen bencana sebagai bagian dari keseharian. Misalnya, mengevaluasi apakah kelembagaan sudah cukup kuat, peralatan memadai, dan pelatihan bagi aparat rutin diselenggarakan,” jelas Pratikno.

Selain itu, kesiapan sumber daya manusia (SDM) BNPB juga harus mumpuni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama dalam mitigasi cepat.

“Edukasi kepada masyarakat sangat penting. Apalagi masyarakat baru saja mengalami kejadian yang traumatis, jadi lebih mudah diajak. Kalau sudah lupa, nanti lebih sulit,” tambahnya.

Pratikno menegaskan pentingnya langkah terintegrasi dalam penanganan bencana: tanggap darurat, pencarian dan penyelamatan, layanan kepada korban, serta rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana.

“Sekali lagi, kita tanggap darurat, melakukan pencarian dan penyelamatan, memberikan layanan kepada korban semaksimal mungkin, kemudian masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” tutup Pratikno.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya