Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa Bangkit dari Titik Terendah di Tengah Spekulasi Pembukaan Selat Hormuz

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menunjukkan ketangguhan pada penutupan perdagangan Kamis 2 April 2026 waktu setempat. 

Meski sempat terperosok hingga 1,6 persen di awal sesi, indeks utama berhasil memangkas sebagian besar kerugiannya setelah muncul sentimen positif terkait potensi normalisasi jalur logistik di Selat Hormuz.

Indeks acuan STOXX 600 berakhir di zona merah dengan koreksi tipis 0,18 persen (1,06 poin) ke level 596,63, seperti laporan Reuters.


Performa bursa regional bergerak variatif.  Di Inggris FTSE 100 (Inggris) berhasil melawan arus dengan penguatan 0,69 persen ke posisi 10.436,29.

Di Jerman, DAX tertekan 0,56 persen ke level 23.168,08. Sedangkan di Prancis, indeks CAC 40 melemah tipis 24 persen menjadi 7.962,39.

Volume perdagangan cenderung menipis mengingat pasar mulai memasuki masa libur panjang Paskah. Bursa Norwegia dan Denmark sudah mulai tutup lebih awal, sementara pasar utama lainnya akan menyusul libur pada Jumat Agung dan Senin Paskah.

Harapan muncul dari laporan bahwa Iran dan Oman sedang merancang protokol pemantauan Selat Hormuz, yang diharap mampu memulihkan distribusi minyak global dan meredam inflasi energi. Namun, optimisme ini tertahan oleh retorika keras Presiden AS Donald Trump yang mengancam serangan ke Iran dalam waktu dekat.

Kondisi ini memukul beberapa sektor strategis. Perbankan merosot 1,1 persen sebagai beban utama indeks. Teknologi melemah 1 persen, dan pertambangan turun 0,9 persen.

Di tengah pelemahan sektoral, saham Stellantis tampil menonjol dengan lonjakan 4,1 persen dipicu oleh rencana ekspansi produksi kendaraan listrik di Kanada bersama mitra asal China.

Ketidakpastian tercermin dari indeks Volatilitas STOXX yang naik ke level 28,5. Marija Veitmane dari State Street mencatat adanya pergeseran fokus pasar.

"Jika sebelumnya investor khawatir terhadap lonjakan inflasi, kini perhatian mulai beralih pada risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dapat menekan valuasi saham," katanya

Terkait kebijakan moneter, pelaku pasar kini bersiap menghadapi pengetatan. Berdasarkan data LSEG, terdapat ekspektasi kenaikan suku bunga sebanyak tiga kali (masing-masing 25 bps) hingga akhir tahun, sebuah pergeseran tajam dari proyeksi sebelum konflik pecah.

Ekonom ING menekankan bahwa kunci pemulihan ekuitas bukan hanya terletak pada puncak harga energi, melainkan pada durasi harga tersebut bertahan di level tinggi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya