Berita

Kunjungan kerja ke Makassar, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati (kanan) di Makassar. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

MBG Didorong jadi Mesin Penggerak Ekonomi Lokal Inklusif

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 00:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti pentingnya aspek pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan program strategis nasional di daerah. 

Sejalan dengan Visi Kota Makassar yang "Unggul dan Inklusif,” BGN melihat potensi besar penyerapan tenaga kerja di sektor jasa boga dan kesehatan seiring dengan iklim investasi Makassar yang terus tumbuh positif.

Dalam kunjungan kerja ke Makassar, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengapresiasi keselarasan misi Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan lapangan kerja dengan kebutuhan tenaga terampil untuk mendukung distribusi pangan bergizi.


"Program MBG adalah mesin penggerak ekonomi rakyat. Melalui kunjungan ini, kami melihat komitmen Makassar dalam menciptakan lapangan kerja yang inklusif sangat sejalan dengan kebutuhan kami akan tenaga lokal yang terampil dan bersertifikasi untuk mendukung operasional di lapangan," ujar Hida dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 2 April 2026.

Ia juga menekankan bahwa kemudahan perizinan yang diberikan oleh DPMPTSP Makassar bagi tenaga kerja teknis dan pelaku usaha mikro menjadi jaminan kualitas bagi SDM yang akan terlibat dalam ekosistem gizi.

"Visi Makassar yang inklusif memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat terlibat dalam rantai pasok gizi. Dengan dukungan sistem perizinan yang cepat, kami yakin tenaga kerja lokal di Makassar dapat terserap secara maksimal dan profesional, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya