Berita

Anggota Komisi X DPR Nilam Sari Lawira. (Foto: Istimewa)

Politik

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Pusat Statistik (BPS) sangat strategis dalam memastikan seluruh kebijakan pemerintah berbasis pada data yang valid dan terintegrasi.

Begitu dikatakan Anggota Komisi X DPR Nilam Sari Lawira saat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu.

Nilam menyampaikan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan BPS dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 agar mampu menghadirkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat diandalkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.


Nilam menyampaikan, kunjungan ke BPS Provinsi Sulawesi Tengah menjadi contoh konkret bagaimana BPS harus hadir sebagai pusat rujukan data yang kredibel di daerah.

"BPS bukan sekadar lembaga pengumpul data, tetapi menjadi penentu arah kebijakan pembangunan," ujar Nilam dalam keterangan tertulis, Kamis 2 April 2026.

Dari kunjungan ini, kata Nilam, dia melihat bagaimana BPS di daerah bekerja di tengah keterbatasan, namun tetap berkomitmen menghadirkan data yang akurat.

Legislator Partai Nasdem ini juga menekankan pentingnya konsep “satu data” agar tidak terjadi perbedaan angka antarinstansi yang berpotensi menimbulkan kekeliruan dalam pengambilan kebijakan.

“Bicara statistik bukan hanya angka, tetapi pola. Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga kebijakan yang diambil pun harus berbasis pada data yang spesifik dan akurat. Karena itu, peran BPS menjadi sangat krusial,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nilam menyoroti fenomena anomali ekonomi di Sulawesi Tengah, di mana pertumbuhan ekonomi tinggi tidak sepenuhnya sejalan dengan penurunan angka kemiskinan. 

Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikator penting bahwa kualitas data perlu terus ditingkatkan.

“Jika data tidak akurat atau tidak diperbarui, maka kebijakan yang dihasilkan juga berpotensi tidak tepat sasaran,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya