Berita

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Penyelesaian HAM Berat Tersendat Gegara Anggaran Minim

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 15:32 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat tersendat akibat minimnya anggaran sekaligus dalam kondisi terblokir. 

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira mengatakan, kondisi tersebut membuat proses pemberian kompensasi kepada korban belum berjalan optimal hingga kini.

Andreas menilai persoalan tidak hanya pada anggaran, tetapi juga lemahnya koordinasi antar kementerian yang saling melempar tanggung jawab.


“Korban dari pelanggaran HAM berat sampai sekarang masih menunggu dan tidak ada tindak lanjut (dari pihak terkait),” kata Andreas di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 2 April 2026. 

Ia menambahkan, persoalan utama lain terletak pada data korban, skema kompensasi, serta ketidakjelasan perencanaan anggaran yang berujung pada pemblokiran dana. 

Ia pun mendorong agar koordinasi segera diperbaiki agar penyelesaian kasus tidak terus berlarut.

“Permasalahan pokok itu ada di data, ada di bentuk kompensasi, dan juga anggaran tentunya. Anggaran hanya Rp2 miliar, diblokir pula," pungkas Andreas.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya