Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah Mencerna Pidato Trump

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka negatif pada Kamis, 2 April 2026, karena pidato terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait konflik dengan Iran memunculkan kembali kekhawatiran geopolitik di pasar.

Dalam pidatonya pada Rabu malam, waktu AS, Trump menegaskan bahwa tujuan Amerika di Iran “hampir tercapai” dan menyatakan bahwa “kita memiliki semua kartu” dalam konflik tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa Washington bisa melancarkan serangan “sangat keras” dalam dua hingga tiga minggu ke depan. 

Di sisi lain, Trump mengklaim Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata, klaim yang langsung dibantah oleh pihak Teheran. Ia menambahkan bahwa AS hanya akan mempertimbangkan gencatan senjata jika Selat Hormuz kembali terbuka tanpa hambatan.


Dampak dari pernyataan tersebut langsung terasa di pasar saham kawasan. Indeks utama di Asia kompak bergerak ke zona merah setelah sebelumnya sempat menguat. 

Dikutip dari CNBC International, indeks indeks Nikkei Jepang 225 turun sekitar 1,4 persen, sementara Topix melemah 0,94 persen. Di Korea Selatan, Kospi merosot 2,82 persen dan indeks saham kecil Kosdaq anjlok hingga 3 persen.

Pasar Australia juga tidak luput dari tekanan. Indeks S&P/ASX 200 yang sempat dibuka menguat akhirnya berbalik turun sekitar 0,48 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong bergerak relatif datar berdasarkan kontrak berjangka, menunjukkan ketidakpastian yang masih tinggi di kalangan investor.

Di China, indeks Shanghai Composite turun tipis sekitar 0,20 persen, sedangkan indeks Nifty 50 India cenderung stagnan tanpa perubahan signifikan.

Berbeda dengan Asia, pasar saham Amerika Serikat justru ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Untuk perdagangan berikutnya, kontrak berjangka indeks AS cenderung datar, menandakan sikap wait and see dari pelaku pasar global.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya