Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 00:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah mendorong percepatan proyek strategis nasional, khususnya di sektor hilirisasi dan pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menargetkan sejumlah proyek tersebut sudah bisa memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada April 2026.

“Jadi kita berharap dua-duanya, baik waste to energy maupun yang hilirisasi, di bulan April ini semua bisa segera di-groundbreaking,” kata Prasetyo usai rapat terbatas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu 1 April 2026.


Prasetyo menjelaskan, saat ini pemerintah bersama Danantara tengah merampungkan berbagai persiapan, baik dari sisi administrasi maupun teknis, agar proyek dapat berjalan sesuai jadwal.

Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah lebih dulu melakukan groundbreaking pada enam proyek serupa sebagai bagian dari percepatan program hilirisasi dan energi.

Terkait proyek Waste to Energy, Prasetyo mengungkapkan rencana awal pengembangan mencakup 33 titik. Namun, setelah evaluasi di lapangan, sejumlah lokasi digabung sehingga jumlahnya menjadi sekitar 29 titik.

“Ternyata dalam proses di lapangan ada penggabungan-penggabungan beberapa tempat sehingga menjadi kurang lebih 29 titik,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Pras, pemerintah berharap agar seluruh proyek tersebut dapat segera masuk ke tahap konstruksi dalam waktu dekat. 

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat untuk memastikan tidak ada kendala berarti di lapangan.

"Jadi kita berharap dua-duanya, baik Waste to Energy maupun yang hilirisasi, di bulan April ini semua bisa segera di-groundbreaking," tandasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya