Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Sahroni: TGPF Tak Perlu Lagi

RABU, 01 APRIL 2026 | 22:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dinilai tak diperlukan lagi.

Mengingat, kasus teror air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus sudah dilimpahkan oleh Polda Metro Jaya ke Puspom TNI. 

“Kalau TGPF kan enggak perlu lagi sebenarnya. Karena kan sudah dilimpahkan ke Puspom TNI,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 1 April 2026.


Menurut Sahroni, jika proses hukum kasus teror air keras itu tidak dilimpahkan ke Puspom TNI maka diperlukan pembentukan TGPF. 

“Kecuali itu tidak melalui proses Puspom TNI, itu baru TGPF kita. Kalau sekarang sudah dilimpahkan TNI, selebihnya di TNI nanti,” ujar Legislator Nasdem ini.

Lebih jauh, ditanya mengenai apakah Komisi III DPR bakal membentuk Panitia Kerja (Panja) kasus teror air keras, Sahroni mengatakan wacana tersebut belum terealisasi.

“Sementara belum, sementara belum,” tukasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya