Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korsel The Grand Order of Mugunghwa

RABU, 01 APRIL 2026 | 16:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dianugerahi penghargaan tertinggi Korea Selatan, The Grand Order of Mugunghwa, dalam sebuah seremoni di Garden of Sangchungjae, Istana Kepresidenan Korea Selatan, Rabu, 1 April 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung kepada Prabowo. Momen ini sekaligus menegaskan kuatnya hubungan diplomatik yang terus berkembang antara Indonesia dan Korea Selatan.

The Grand Order of Mugunghwa merupakan tanda kehormatan tertinggi Korea Selatan yang secara khusus diperuntukkan bagi Presiden Korea Selatan beserta pasangan, serta kepala negara atau mantan kepala negara dari negara sahabat beserta pasangan, atas jasa luar biasa dalam mendukung pembangunan dan keamanan negara tersebut.


Penganugerahan diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan peran Prabowo dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara, termasuk peningkatan status kemitraan Indonesia dan Korea Selatan menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership.

Penghargaan yang diterima Prabowo terdiri dari sejumlah atribut kehormatan, antara lain badge berupa pita, collar (kalung), star (bros), serta lapel badge (pin). Seluruh atribut tersebut dibuat dari logam mulia dan dihiasi batu permata, mencerminkan tingginya nilai prestise penghargaan tersebut.

Sejak pertama kali diberikan pada 1949, The Grand Order of Mugunghwa telah dianugerahkan kepada lebih dari 100 tokoh dunia, baik dari dalam maupun luar Korea Selatan.

Beberapa tokoh dunia yang pernah menerima penghargaan ini di antaranya Presiden pertama Korea Selatan Syngman Rhee, Ratu Inggris Elizabeth II, Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta Raja Belanda Willem-Alexander.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya