Berita

KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama pemeran film 'The Hostage’s Hero’. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Film ‘The Hostage’s Hero’ Angkat Kisah Laksamana Taufiq Bebaskan Sandera

RABU, 01 APRIL 2026 | 01:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan rumah produksi Iswara Films menggelar Gala Premiere film aksi-patriotik “The Hostage’s Hero” sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat juang prajurit TNI AL sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat melalui media perfilman, yang berlangsung di Bioskop Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 30 Maret 2026.

Film ini akan ditayangkan serentak di bioskop pada 2 April 2026. Film “The Hostage’s Hero” mengangkat kisah nyata operasi pembebasan sandera kapal tanker MT Pematang di Perairan Selat Malaka pada tahun 2004, yang berhasil menyelamatkan 36 awak kapal dari aksi pembajakan bersenjata. 

Operasi berisiko tinggi tersebut dilaksanakan oleh KRI Karel Satsuitubun-356 di bawah pimpinan Letkol Laut (P) Achmad Taufiqoerrochman yang kini telah purna tugas dengan pangkat Laksamana TNI. 


Dalam proses produksinya, TNI AL memberikan dukungan penuh berupa penggunaan Alutsista seperti KRI, Helikopter Bell, serta perahu karet taktis (RHIB), dan melibatkan personel aktif sejumlah 73 prajurit TNI AL dalam proses produksi, mulai dari Prajurit, Marinir hingga Kopaska, guna menghadirkan realisme yang kuat. 

Beberapa prajurit juga memerankan karakter antagonis yang bertolak belakang dengan peran mereka sebagai penjaga kedaulatan negara, di antaranya Kolonel Juang Pawana, Kolonel Anugerah Auliadi, Letkol Yudo Ponco, Kapten Wahyu Prasetyo, Serda Aris Dewanto, Serda Hoksian Mien, Kopka Aris Wanhuri, Kls Fajar, hingga Kls Ahmad Reksa, yang menunjukkan profesionalisme dengan keluar dari zona nyaman demi kebutuhan produksi.

Pada kesempatan konferensi pers, Laksamana TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan mengulas soal peristiwa yang terjadi pada 22 tahun silam. 

“Bahwa, kejadian ini terjadi 22 tahun yang lalu, saat saya masih berpangkat sebagai Letnan Kolonel dan dihadapkan pada suatu situasi pilihan untuk maju dengan segala risiko. Pada saat itu, apabila kita tidak bertindak, maka hal tersebut dapat menjadi justifikasi bahwa Indonesia tidak mampu mengamankan wilayahnya,” ucap Taufiq dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.

“Dari pengalaman tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa yang terpenting adalah meluruskan niat. Insya Allah, hasil akan mengikuti. Jadi, bukan semata-mata karena kita hebat,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, turut dihadiri KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali dan para Pejabat Tinggi TNI AL. 

Mereka bersama-sama menyaksikan film ini dengan harapan TNI AL dapat menyampaikan pesan kepada dunia internasional bahwa perairan Indonesia aman dan terkendali, serta menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman maritim melalui pendekatan diplomasi lunak (soft power diplomacy). 

Kegiatan ini selaras dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya pembangunan identitas TNI AL melalui berbagai media, memperkuat diplomasi maritim, serta meningkatkan kebanggaan dan kepercayaan masyarakat terhadap peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya