Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi III DPR Tampung Usulan Pembentukan Panja Tahanan Rumah

SENIN, 30 MARET 2026 | 16:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR akan menampung seluruh aspirasi masyarakat, termasuk usulan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), soal pembentukan Panitia Kerja (Panja) untuk mengusut KPK dalam pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah.

“Nanti dibahas di Komisi III terkait dengan apa yang disampaikan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

Kendati demikian, Sahroni menyebut bahwa pembentukan Panja di DPR tidak sesederhana membentuk kepanitiaan biasa. Menurutnya, perlu pembahasan komprehensif. 


“Perlu pembahasan yang lebih komprehensif pada semua fraksi,” kata Legislator Nasdem ini. 

Ditanya lebih jauh mengenai apakah Komisi III DPR sudah mendapatkan informasi dari pimpinan terkait tahanan rumah itu, Sahroni mengaku belum mengetahuinya.

“Belum, belum ada, belum ada,” kata Sahroni. 

Lebih jauh, Sahroni pun mencontohkan negara tetangga dalam menerapkan mekanisme peradilan di masing-masing negara. 

“Kasih jaminan, bayar ke negara, jelas gitu,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya