Berita

Pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah (Foto: Kemenhaj)

Politik

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

SENIN, 30 MARET 2026 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Indonesia terus mematangkan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji mendatang. 

Hal ini ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah. 

Pertemuan yang digelar pada Minggu 29 Maret 2026 usai ibadah bersama di Raudah tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk menghadapi tantangan operasional tahun 2026.


Salah satu poin krusial yang dibahas adalah ancaman kenaikan harga bahan bakar global yang berpotensi melambungkan biaya transportasi udara. Abdulfattah menjelaskan bahwa meski persiapan Arab Saudi sudah matang, faktor eksternal seperti dinamika energi tetap harus diwaspadai.

“Kenaikan harga bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, sehingga kedua negara dapat mengantisipasi agar layanan penerbangan tetap optimal,” ujarnya.

Merespons hal tersebut, Dahnil memastikan Indonesia akan melakukan langkah mitigasi agar kualitas layanan jemaah, baik transportasi maupun konsumsi, tidak terganggu. Ia menekankan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto sangat jelas mengenai perlindungan jemaah.

“Keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Selain urusan penerbangan, sektor logistik katering menjadi sorotan utama. Setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, Dahnil mendorong penyedia katering untuk memiliki standar stok yang kuat guna menghindari kelangkaan.

Dapur katering diharapkan memiliki stok hingga tiga bulan ke depan, kemudian penyediaan makanan siap saji sebagai antisipasi kondisi tidak terduga di Tanah Suci.

Langkah preventif ini diambil guna memastikan seluruh jemaah haji Indonesia dapat beribadah dengan tenang, nyaman, dan terjaga asupan nutrisinya selama berada di Arab Saudi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya