Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN, Ahmad Sahroni: Mungkin Lupa

SENIN, 30 MARET 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sebanyak 94 ribu pejabat belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025.  

Pelaporan LHKPN dinilai penting sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pejabat publik setiap tahunnya. Maka dari itu, DPR mengimbau agar kewajiban tersebut segera dipenuhi.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, keterlambatan pelaporan bisa saja terjadi karena faktor waktu, namun tetap harus segera ditindaklanjuti. 


“Ya memang kan diimbau kan lebih baik, nggak apa-apa. Toh nanti partisipasi mungkin waktu habis lebaran kali, lupa kali. Ya, mengingatkan saja,” kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin 30 Maret 2026. 

Sahroni menegaskan, pejabat yang belum melapor perlu kembali diingatkan agar segera memenuhi kewajibannya. Menurutnya, pelaporan rutin ini penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara.

“Karena itu kan kewajiban sebagai pejabat untuk menyampaikan LHKPN,” kata legislator Nasdem itu.

Ia juga mengaku telah menyampaikan laporan LHKPN lebih awal, meski proses verifikasi masih berlangsung. 

“Udah, udah. Dari awal Maret, cuma kan dia verifikasi agak lama ya. Mungkin bulan depan kali,” pungkas Sahroni.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya