Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Saham dan Rupiah Tertahan, IHSG Sesi I Ditutup Merah di Level 7.070

SENIN, 30 MARET 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada sesi pertama perdagangan Senin, 30 Maret 2026, turun 26,66 poin atau 0,38 persen ke level 7.070,402. 

IHSG bergerak di rentang 6.945-7.097 setelah dibuka pagi hari di level 7.097. 

Dari total saham yang diperdagangkan, 245 saham menguat, 423 saham melemah, dan 146 saham stagnan.


Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 7,73 triliun dengan volume 14,42 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,03 juta kali. 

Saham-saham dengan nilai transaksi terbesar antara lain BBCA senilai Rp1,03 triliun, BBRI Rp671,55 miliar, BUMI Rp408,25 miliar, BMRI Rp 251,98 miliar, dan AADI Rp18,29 miliar. 

Sementara itu, saham dengan volume transaksi terbesar adalah GOTO sebanyak 20,34 juta lembar, BUMI 18,95 juta lembar, GIAA 8,33 juta lembar, BIPI 7,65 juta lembar, dan DEWA 4,07 juta lembar.

Di sisi sektor, beberapa sektor berhasil mencatatkan penguatan. 

IDXENERGY naik 1,01 persen, IDXINDUST naik 0,51 persen, dan IDXTECHNO naik 1,12 persen. 

Sebaliknya, sektor keuangan melemah paling tajam dengan IDXFINANCE turun 1,75 persen, diikuti IDXPROPERT yang turun 0,96 persen, serta sektor non-siklik dan sektor kesehatan masing-masing turun sekitar 0,50 persen dan 0,34 persen.

Indeks LQ45 turun 0,34 persen ke 716,498, sementara IDX30 melemah 0,71 persen ke 388,201. Sebaliknya, Jakarta Islamic Index (JII) mencatat penguatan signifikan 1,33 persen ke level 478,160, dan indeks MNC36 naik 0,56 persen ke 301,396. 

Pada daftar top gainers, saham RGAS naik 30,59 persen ke 111, GSMF naik 30 persen ke 117, NZIA naik 19,59 persen ke 232, ZYRX naik 16,55 persen ke 162, dan BAIK naik 16 persen ke 348. 

Sedangkan top losers diisi oleh FMII yang turun 13,04 persen ke 240, BBLD turun 11,49 persen ke 770, LUCY turun 9,88 persen ke 1.095, GIAA turun 8,97 persen ke 71, dan ATIC turun 8,93 persen ke 510. 

Di pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah melemah 13 poin atau 0,08 persen ke Rp16.993 per Dolar AS.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya