Berita

Ilustrasi menu Makan bergizi gratis (MBG) yang disiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Foto: Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Nusantara

BGN Prioritaskan Daerah Stunting Tinggi untuk Penyaluran MBG

SENIN, 30 MARET 2026 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan langkah strategis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memberikan perhatian khusus pada wilayah dengan prevalensi stunting tinggi serta daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa meskipun secara umum program ini direncanakan berjalan lima hari dalam sepekan, pengecualian besar diberikan untuk zona merah stunting. Di wilayah-wilayah tersebut, pemberian makanan bergizi akan dilakukan lebih intensif, yakni selama enam hari sekolah atau dari Senin hingga Sabtu.

Langkah ini diambil untuk memastikan anak-anak di daerah rentan menerima asupan gizi yang konsisten setiap hari. Dadan menegaskan bahwa penentuan wilayah prioritas ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan merujuk pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan, terutama untuk wilayah Indonesia Timur.


"Tim kami akan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan kesehatan setempat untuk memastikan data akurat, sehingga MBG tepat sasaran," ujar Dadan di Jakarta, Minggu 29 Maret 2026. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pengurangan hari operasional menjadi lima hari merupakan upaya untuk mengatur ritme pelaksanaan agar program tetap berkelanjutan tanpa membebani kas negara secara berlebihan.

Purbaya menekankan bahwa penghematan ini murni inisiatif dari Badan Gizi Nasional, bukan paksaan dari Kemenkeu, dengan syarat utama bahwa standar gizi makanan tidak boleh dikurangi.

"Selama ada efisiensinya, saya setuju saja, dan enggak mengurangi kualitas makannya sendiri," tegas Purbaya di Jakarta, pada Jumat 27 Maret 2026.

Ia menilai penyesuaian ini wajar dilakukan sesuai dinamika di lapangan. 

"Artinya (efisiensi MBG) menyesuaikan dengan perkembangan keadaan. Jadi harusnya tidak ada masalah," tambahnya.

Selain pada program MBG, Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan "efisiensi tahap ketiga" yang menyasar pos belanja di seluruh kementerian dan lembaga. Langkah ini dirancang untuk menutup celah kekurangan anggaran yang ada dalam postur APBN.

Meski demikian, Bendahara Negara tersebut belum merinci total nilai penghematan yang diincar, mengingat proses kalkulasi terhadap kebutuhan anggaran dan potensi surplus belanja masih terus berjalan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya