Berita

Presiden Prabowo Subianto dan PM Jepang Sanae Takaichi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

MINGGU, 29 MARET 2026 | 17:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis dalam kunjungan resminya di Jepang akhir pekan ini. 

Menurut laporan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Kaisar Jepang Naruhito. 

Selain bertemu Kaisar, Presiden RI juga akan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.


“Jadi tentunya agendanya adalah ada pertemuan dengan kaisar dan tentunya juga dilanjutkan pertemuan dengan Perdana Menteri Takaichi,” ujar Prasetyo dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2026.

Mensesneg menilai kunjungan Presiden ke Jepang akan menjadi forum penting untuk memperdalam kerja sama strategis antara kedua negara yang selama ini telah terjalin erat.

Kepala Negara disebut akan membicarakan isu-isu strategis meliputi kerja sama di bidang, perdagangan, pendidikan, teknologi, kehutanan, hingga lingkungan.

"Dan memang secara khusus Pak Presiden tentu akan banyak membicarakan hal-hal strategis yang menjadi selama ini menjadi kekuatan kerja sama kita dengan Pemerintah Jepang. Contoh dalam hal perdagangan, kemudian teknologi, kemudian pendidikan, dan termasuk dalam lingkup dalam hal kerja sama kehutanan dan lingkungan,” paparnya.

Prabowo bertolak ke Jepang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB.

Turut serta dalam rombongan antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya