Berita

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (kiri) dan Panglima Garda Revolusi Ahmad Vahidi (Foto: Iran International)

Dunia

Presiden Iran Bersitegang dengan IRGC, Kendali Perang Jadi Rebutan

MINGGU, 29 MARET 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di pucuk kekuasaan Iran kian terbuka setelah Presiden Masoud Pezeshkian dilaporkan bersitegang dengan pimpinan Islamic Revolutionary Guard Corps terkait kendali perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Sumber internal Iran yang dilaporkan media Iran International menyebut, Pezeshkian menyoroti tekanan berat perang terhadap ekonomi nasional dan stabilitas sosial.

Presiden Iran itu secara terbuka mengkritik pendekatan IRGC yang dinilai justru memperburuk situasi kawasan. 


“Pezeshkian mengkritik pendekatan IRGC yang meningkatkan ketegangan di kawasan dan menyerang negara-negara tetangga,” demikian disebutkan dalam laporan Iran International, seperti dikutip Minggu, 29 Maret 2026.

Tak berhenti di situ, Pezeshkian juga mendesak agar keputusan strategis terkait perang berada di bawah kendali pemerintah, bukan militer. Ia menilai dominasi IRGC dalam pengambilan keputusan berisiko memperpanjang konflik dan memperdalam krisis domestik. 

Namun tuntutan tersebut ditolak oleh petinggi IRGC, termasuk Ahmad Vahidi, yang tetap mempertahankan peran dominan korps tersebut.

Sebaliknya, IRGC justru melancarkan kritik balik terhadap presiden. Mereka menuding Pezeshkian gagal melakukan reformasi struktural sebelum perang pecah, sehingga memperburuk kondisi internal negara.

Di tengah konflik elite tersebut, kondisi ekonomi Iran terus merosot. Harga kebutuhan pokok melonjak drastis, bahkan disebut meningkat hingga 50 persen dibandingkan sebelum perang. 

Tekanan ekonomi ini memperparah beban masyarakat yang sudah lama menghadapi krisis. Situasi semakin diperburuk dengan gangguan akses internet dan lumpuhnya berbagai layanan publik. 

Banyak sektor industri mengalami kekurangan bahan baku, sementara sistem administrasi negara terganggu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya