Berita

Ilustrasi suasana work from office (WFO) di Jakarta. (Foto: RMOL)

Politik

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

MINGGU, 29 MARET 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah mewacanakan penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai kebijakan tersebut dapat membawa dampak positif, tidak hanya dari sisi efisiensi energi, tetapi juga bagi keseimbangan hidup masyarakat.

Menurutnya, skema WFH pada hari Jumat justru bisa menjadi solusi untuk menciptakan life balance antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.


“WFH Jumat malah enak. Bisa life balance. Full empat hari urus kantor dan tiga hari urus keluarga dan menyalurkan hobi: berkebun, membaca, buat produk dan tetap produktif,” ujar Mardani lewat akun X miliknya, Minggu, 29 Maret 2026.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menekankan bahwa kunci utama dari kebijakan ini bukan sekadar pengaturan waktu, melainkan pengelolaan diri.

“Bukan time management tapi self management. Bisa kok kerja empat hari dan tetap produktif,” lanjutnya.

Namun demikian, Mardani mengingatkan agar pelaksanaan WFH tetap dijalankan secara optimal dan tidak mengurangi produktivitas kerja.

“Karena konsepnya masih WFH, pastikan jika Jumat waktu WFH-nya tetap produktif,” tegasnya.

Lebih jauh, ia juga melihat kebijakan ini sebagai bagian dari adaptasi menuju perubahan zaman, termasuk kesiapan menghadapi era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Sekalian menyiapkan diri agar siap menghadapi AI Era,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya