Berita

Ilustrasi pendatang baru di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kesiapan Kerja Kunci Utama Pendatang Baru Bertahan di Jakarta

MINGGU, 29 MARET 2026 | 05:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kesiapan merupakan kunci utama agar para pendatang dapat bertahan dan berhasil di Kota Jakarta. 

Demikian dikatakan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menanggapi arus kedatangan pendatang pasca Lebaran di Jakarta.

Ia menekankan pentingnya memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja serta kesiapan mental menghadapi dinamika kehidupan kota besar yang cepat dan kompetitif.


Selain kesiapan kerja, Fahira juga mengimbau para pendatang untuk tertib dalam administrasi kependudukan. Hal ini penting agar keberadaan mereka tercatat dengan baik sekaligus memudahkan akses terhadap berbagai layanan publik.

“Pendatang diharapkan melapor ke RT/RW setempat dan mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan, baik sebagai penduduk tetap maupun nonpermanent," kata Fahira dalam keterangannya, dikutip Minggu 29 Maret 2026.

Menurut Fahira, hal ini penting agar bisa beraktivitas dengan tenang dan mendapatkan akses terhadap berbagai program pemerintah.

Ia menambahkan, dengan administrasi yang tertib, para pendatang juga akan lebih mudah mengakses berbagai peluang, seperti pelatihan kerja, program peningkatan keterampilan, hingga informasi lowongan pekerjaan yang difasilitasi pemerintah maupun sektor swasta.

Lebih lanjut, Fahira menambahkan,  kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam memastikan arus urbanisasi berjalan positif dan produktif. 

Edukasi kepada calon pendatang, penguatan pelatihan kerja, serta penciptaan lapangan kerja menjadi kunci agar urbanisasi memberi dampak baik bagi kemajuan Jakarta.

“Mari kita bangun kota ini dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan kontribusi nyata agar Jakarta semakin maju dan menjadi kota global yang membanggakan,” pungkas Fahira.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya