Berita

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin. (Foto: RMOL)

Politik

Nurul Arifin:

Efisiensi di Kompleks Parlemen Bukan Sekadar Langkah Teknis

SABTU, 28 MARET 2026 | 09:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kebijakan efisiensi energi di lingkungan kompleks parlemen sudah tepat, sebagai bentuk respons terhadap dampak konflik geopolitik terhadap pasokan energi.

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin mengatakan, kebijakan efisiensi dari parlemen juga bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

"Penghematan ini bukan sekadar langkah teknis, tetapi juga bentuk keteladanan kepada masyarakat agar penggunaan energi lebih bijak," kata Nurul Arifin di Jakarta, Sabtu 28 Maret 2026.


Politisi Partai Golkar itu juga mengungkapkan bahwa kebijakan efisiensi energi ini diharapkan tidak mengganggu kinerja legislasi, pengawasan, dan fungsi anggaran DPR. 

"Kami mendukung penuh program kebijakan efisiensi energi di lingkungan parlemen untuk semua anggota parlemen, ASN serta perangkat pendukung di lingkungan parlemen dan akan ikut disiplin menjalankan kebijakan ini," tegasnya.

Di samping itu, lanjut Nurul, kebijakan seperti pembatasan perjalanan dinas, pengurangan penggunaan listrik, dan pengaturan kendaraan dinas bisa menjadi langkah awal yang positif.

"Dengan adanya work from home, artinya lebih sedikit orang yang berada di kantor dan dampaknya akan lebih sedikit energi pula yang dibutuhkan," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya