Berita

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono Caping. (Foto: Dok PKS)

Politik

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

JUMAT, 27 MARET 2026 | 17:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kondisi pangan global dalam ancaman serius akibat perang Iran-Amerika Serikat yang membuat tekanan harga terus merangkak naik. 

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono Caping memaparkan tiga rekomendasi langkah yang perlu disiapkan untuk mengamankan pangan di Indonesia.

Pertama, menghadapi kondisi global saat ini yang cenderung menuju krisis maka Indonesia harus menfokuskan ketersedian pangan sebagai pondasi utama kedaulatan pangan. Cadangan pangan berupa beras yang sudah tembus 4 juta ton harus dijaga kualitas dan manajemen pengelolaannya. 


“Langkah ini akan mampu melindungi Indonesia dari krisis pangan, rakyat jangan sampai mendapatkan harga pangan mahal karena imbas perang dan ketidakpastian global ini," katanya, Jumat, 27 Maret 2026.

Berikutnya, perlindungan kepada petani sebagai produsen pangan utama dengan skema insentif harga produk pertanian yang bagus. Harga GKP dan Jagung yang sudah bagus harus tetap di pertahankan, kalau perlu ditambah dengan asuransi hasil pertanian karena menghadapi resiko kemarau panjang. 

Terakhir, anggaran di sektor pertanian dan perikanan jangan dikenakan efisiensi. Sebaliknya, kalau diperlukan  anggarannya harus ditambah untuk antisipasi krisis pangan dunia. 

"Tugas negara hadir dan memastikan pangan sampai meja makan rakyat di pedesaan dan pelosok terluar bangsa ini,” tutup Riyono.



Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya