Berita

Anies Baswedan menyapa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY saat acara halalbihalal di Cikeas. (Foto: Dok. Instagram Merry Riana)

Politik

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

JUMAT, 27 MARET 2026 | 02:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara halalbihalal yang digelar di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas,Bogor, beberapa waktu lalu. 

Di acara itu, Anies juga sempat bertemu dan berbincang dengan SBY dan Ketua Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Namun kehadiran Anies Baswedan di Cikeas, dalam acara halalbihalal, seperti menjadi masalah serius," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Jumat 27 Maret 2026.


Apalagi belakangan, Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar, tegas mengatakan Anies Baswedan tidak diundang. Tapi sebagai tuan rumah, SBY dan AHY tentu harus menerima Anies Baswedan dengan baik.

"Agaknya Partai Demokrat perlu menggarisbawahi bahwa Anies Baswedan tamu tak diundang," kata Erizal.

Hal berbeda dengan Yenny Wahid, Jimly Asshiddiqie, Sufmi Dasco Ahmad, dan lain-lain yang jelas-jelas diundang. 

"Tapi, khusus untuk Anies Baswedan perlu diketahui publik, terutama pihak Istana, bahwa ia tamu tak diundang," kata Erizal.

Memang, kata Erizal, pihak Anies Baswedan seperti ingin mencari "poin" atas pertemuan itu. Apalagi pertemuan Anies dengan SBY dan AHY pertama kali diunggah oleh Merry Riana, motivator terkenal yang belakangan bergabung dengan Partai Demokrat. 

"Kalau tak diklarifikasi, bahwa Anies tidak diundang, maka bobot politiknya memang akan jauh berbeda," kata Erizal.

Klarifikasi yang dibuat Partai Demokrat belakangan, tujuannya apa lagi kalau bukan lingkaran dalam Istana, khususnya Presiden Prabowo Subianto sendiri. 

"Saat AHY mulai turun ke daerah pun, ia minta izin kepada Prabowo agar tak disalahartikan sebagai manuver politik tersendiri. Masak mengundang Anies, lalu diam-diam saja?" pungkas Erizal.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya