Berita

Anies Baswedan menyapa AHY saat acara halalbihalal di Cikeas. (Foto: Dok. Instagram Merry Riana)

Politik

Anies Temui SBY-AHY, Pengamat: Momentum Cairkan Hubungan

KAMIS, 26 MARET 2026 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam momen halal bihalal memiliki makna tersurat dan tersirat.

Menurut Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, secara kasat mata pertemuan yang berlangsung di Puri Cikeas, Bogor, pada Sabtu, 21 Maret 2026 itu tampak wajar.

Apalagi posisi Anies yang lebih muda, dinilai lumrah jika datang menemui SBY sebagai bentuk penghormatan. 


Dalam budaya Timur, kata Jamiluddin, nilai tenggang rasa dan penghormatan kepada yang lebih tua menjadi hal penting untuk menjaga harmoni sosial.

“Bahkan Nabi Muhammad SAW menekankan, bukan termasuk golongan umatnya orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua,” ujar Jamiluddin kepada wartawan, Kamis, 26 Maret 2026.

Karena itu, baik dalam ajaran Islam maupun tradisi Timur, sikap rendah hati kepada yang lebih tua menjadi bagian dari etika yang dijunjung tinggi.

Namun di balik itu, Jamiluddin melihat adanya pesan lain dari pertemuan tersebut. Halalbihalal dinilai juga kerap dimanfaatkan untuk menyambung kembali hubungan yang sempat renggang.

Hal ini berkaitan dengan dinamika hubungan Anies dan SBY yang sempat membeku usai kontestasi Pilpres 2024. Saat itu, keputusan Partai NasDem yang memasangkan Anies dengan Muhaimin Iskandar terjadi secara tiba-tiba, padahal sebelumnya Anies digadang-gadang berpasangan dengan AHY.

“Tampaknya Anies ingin menggunakan momen halal bihalal juga untuk mencairkan hubungan yang membeku tersebut,” jelasnya.

Ia menilai kunjungan tersebut bisa menjadi upaya untuk mengurai konflik yang sempat terjadi, sekaligus membuka lembaran baru hubungan politik keduanya.

Jamiluddin pun berharap hubungan Anies dan SBY yang kembali membaik dapat memberi dampak positif bagi iklim politik nasional.

Menurutnya, SBY berpotensi menjadi jembatan untuk mendekatkan kembali Anies dengan Prabowo Subianto.

“Hal itu juga bisa menjadi cara untuk menenangkan basis pendukung Anies yang cukup besar dan militan,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya