Berita

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Foto: Dok. RMOLLampung)

Nusantara

Pemprov Kucurkan Rp40,52 Miliar Perbaiki Jalan Lampura

KAMIS, 26 MARET 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyoroti masih rendahnya tingkat kemantapan jalan di Lampung Utara. Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kotabumi, Kamis, 26 Maret 2026.

Dalam paparannya, Mirza mengungkapkan kemantapan jalan kabupaten di Lampung Utara baru mencapai 46,67 persen. Angka tersebut jauh tertinggal dibandingkan kondisi jalan provinsi yang sudah mencapai 79,79 persen.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius. Infrastruktur jalan sangat menentukan kelancaran distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Mirza dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.


Meski demikian, untuk ruas jalan provinsi sepanjang 156,328 kilometer di Lampung Utara, tingkat kemantapannya sudah mencapai 93,58 persen.

Guna mempercepat perbaikan, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran pada 2026 sebesar Rp40,52 miliar untuk perbaikan 5,39 kilometer jalan provinsi. Selain itu, Rp1,98 miliar dialokasikan untuk penanganan jalan desa serta Rp2,1 miliar untuk pembangunan satu unit jembatan.

“Perbaikan infrastruktur jalan akan terus kita dorong agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan biaya logistik bisa ditekan,” ujar Mirza.

Ia menegaskan, infrastruktur menjadi salah satu pilar utama selain penguatan sumber daya manusia (SDM) dan hilirisasi komoditas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, lanjutnya, distribusi hasil pertanian unggulan seperti ubi kayu, jagung, padi, kopi hingga karet diharapkan semakin lancar dan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.

“Kalau jalannya bagus, hasil pertanian cepat sampai pasar, biaya angkut turun, dan keuntungan petani meningkat,” jelasnya.

Selain fokus pada jalan, Pemprov Lampung juga menggulirkan Program Desaku Maju yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi desa. Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi sekaligus memperluas akses pasar.

Mirza pun mengajak seluruh pemangku kepentingan memastikan perencanaan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan infrastruktur dasar.

“Kita ingin pembangunan ini nyata dirasakan masyarakat, dimulai dari perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan utama,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya