Berita

Peserta didik mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Foto: RMOL)

Politik

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

KAMIS, 26 MARET 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembatalan kebijakan pembelajaran daring sebagai strategi efisiensi energi dinilai sebagai langkah tepat untuk menjaga dan memperkuat mutu pendidikan.

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menilai, pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bahwa sistem pembelajaran jarak jauh tidak sepenuhnya efektif diterapkan di Indonesia.

“Pengalaman saat dipaksa Covid sekolah online, standar pendidikan kita mundur dua tahunan,” ujar Mardani lewat akun X miliknya, Kamis, 26 Maret 2026.


Ia menjelaskan, masih banyak tantangan mendasar yang membuat pembelajaran daring sulit berjalan optimal. Mulai dari keterbatasan jumlah guru berkualitas, kondisi siswa yang tidak memiliki ruang belajar memadai di rumah, hingga beban biaya kuota internet yang masih memberatkan banyak keluarga.

Karena itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengingatkan agar kebijakan efisiensi energi tidak sampai mengorbankan sektor pendidikan yang menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.

“Jangan korbankan sekolah karena kondisi yang mestinya bisa kita atasi dengan tepat kebijakan,” tegasnya.

Mardani menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia merupakan kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional dan visi Indonesia maju.

“Kualitas pendidikan dan kualitas SDM kita adalah modal utama mencapai target 8 persen dan Indonesia Maju pada 2045. Justru sekarang saatnya kita fokus tingkatkan kualitas pendidikan kita,” pungkasnya.  

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya