Berita

Kereta cepat Whoosh (Foto: Dokumen KCIC)

Nusantara

Rekor Baru Whoosh: Penumpang Tembus 24 Ribu pada Puncak Arus Balik 2026

KAMIS, 26 MARET 2026 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT KCIC melaporkan lonjakan signifikan volume penumpang kereta cepat Whoosh yang menyentuh angka 24.315 orang pada 24 Maret 2026. 

Angka ini resmi menjadi rekor tertinggi sementara selama masa Angkutan Lebaran 2026, sekaligus memecahkan rekor tahun sebelumnya yang berada di angka 23.462 penumpang per hari.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa tren kenaikan ini sangat terasa pada rute menuju Jakarta. 


"Lonjakan penumpang pada 24 Maret juga tercermin dari tingginya okupansi perjalanan, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta," ujar Eva dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 25 Maret 2026. 

Antusiasme masyarakat terlihat dari ludesnya tiket keberangkatan dari Stasiun Padalarang mulai pukul 13.23 WIB hingga jadwal terakhir pukul 21.23 WIB. Dari total volume yang ada, lebih dari 14 ribu penumpang melakukan perjalanan dari arah Padalarang dan Tegalluar menuju Halim.

Berikut adalah rincian volume penumpang berdasarkan stasiun keberangkatan:
Stasiun Padalarang: 11.000 penumpang
Stasiun Halim: 8.000 penumpang
Stasiun Tegalluar Summarecon: 4.000 penumpang
Stasiun Karawang: 800 penumpang

Mengenai fenomena ini, Eva menilai Whoosh telah menjadi moda transportasi favorit masyarakat saat arus balik berkat efisiensi waktu yang ditawarkan. 

“Kami melihat adanya pergerakan signifikan masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah libur Lebaran, dan Whoosh menjadi pilihan karena kecepatan serta kenyamanannya,” sambung Eva.

Hingga Rabu siang, 25 Maret 2026, tiket yang terjual sudah mencapai 18 ribu dan diprediksi akan menembus angka 20 ribu. Secara kumulatif, total tiket Whoosh yang laku selama periode Angkutan Lebaran (13-30 Maret 2026) telah mencapai 237 ribu unit.

"Secara total tiket Whoosh yang sudah terjual selama masa Angkutan Lebaran periode 13-30 Maret 2026 sudah mencapai 237 ribu tiket," lanjut Eva.

Demi kelancaran perjalanan, KCIC menyarankan masyarakat yang berasal dari pusat kota Bandung untuk menggunakan layanan KA Feeder menuju Padalarang guna menghindari kemacetan di jalan tol. 

Penumpang juga diharapkan tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal, karena gerbang boarding akan ditutup 5 menit sebelum keberangkatan.

“Kami mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk datang lebih awal ke stasiun dan menggunakan layanan KA Feeder dari Bandung dan Cimahi untuk menuju Padalarang agar perjalanan lebih lancar karena jadwalnya sudah terintegrasi dengan jadwal Whoosh,” kata Eva.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya