Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Inflasi Mereda, Harga Emas Kembali Berkilau

KAMIS, 26 MARET 2026 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia kembali bergairah. Momentum ini muncul seiring melandainya harga minyak dunia yang mulai meredakan kecemasan pasar terhadap lonjakan inflasi, meskipun bayang-bayang ketidakpastian di Timur Tengah belum sepenuhnya hilang.

Berdasarkan laporan Reuters, Kamis 26 Maret 2026, pada penutupan perdagangan Rabu, harga emas spot melonjak 1,8 persen ke level 4.552,94 per ons, sebuah pemulihan yang cukup tajam setelah sempat menyentuh titik terendah dalam empat bulan terakhir pada awal pekan. 

Senada dengan itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak April ditutup melambung hingga 3,4 persen di level 4.552,30 Dolar AS per ons.


Para analis melihat pergerakan ini sebagai kombinasi dari pemulihan teknikal dan reaksi positif atas potensi deeskalasi konflik dengan Iran. 

Peter Grant dari Zaner Metals menjelaskan bahwa optimisme terkait meredanya ketegangan telah membantu menekan harga energi. Hal ini menjadi krusial karena penurunan ekspektasi inflasi dapat membuka kembali peluang bagi Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan moneter. Jika tekanan inflasi terus menyusut, bukan tidak mungkin harga "logam kuning" ini akan kembali melompat menuju level psikologis 5.000 Dolar AS per ons.

Sentimen pasar saat ini memang sangat dipengaruhi oleh dinamika diplomatik antara Washington dan Teheran. Laporan mengenai proposal perdamaian 15 poin dari Amerika Serikat sempat menekan harga minyak, meski respons awal dari pihak Iran masih terkesan hati-hati. 

Namun, situasi tetap kompleks karena di sisi lain, Pentagon dilaporkan tengah menyiapkan opsi militer tambahan di kawasan Teluk, sebuah kontradiksi yang terus menjaga daya tarik emas sebagai aset aman (safe haven).

Sebagai catatan, emas sempat mencapai rekor tertingginya di level 5.594,82 Dolar AS per ons pada akhir Januari lalu setelah meroket 64 persen dalam setahun terakhir.

Kenaikan ini juga diikuti oleh logam mulia lainnya, di mana perak menguat ke posisi 72,41 Dolar AS per ons dan platinum naik tipis ke 1.936,00 Dolar AS. 

Sebaliknya, paladium justru bergerak melawan arus dengan melemah 1 persen ke level 1.424,99 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya