Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Filipina dan Bangladesh Darurat BBM, Purbaya Jamin Indonesia Aman

RABU, 25 MARET 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia dipastikan belum berada dalam kondisi darurat energi meski sejumlah negara telah mengumumkan dampak krisis pasokan akibat konflik di Timur Tengah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa indikator darurat energi tidak semata ditentukan oleh kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan pada ketersediaan pasokan energi. 

Menurutnya, saat ini pasokan energi nasional masih tersedia sehingga Indonesia masih aman dari kondisi darurat energi di tengah eskalasi konflik.


“Darurat energi itu bukan di APBN. Maksudnya kalau suplainya berhenti, itu yang saya takut. Sekarang ini masih ada suplai, jadi belum bisa dibilang darurat,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.

Sebelumnya, Filipina telah menetapkan status darurat energi nasional pada 24 Maret 2026 akibat krisis pasokan bahan bakar. Kondisi serupa juga mulai dirasakan oleh Bangladesh.

Terkait lonjakan harga minyak dunia, Purbaya memastikan kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat. Ia pun belum berencana mengubah postur APBN 2026 maupun kebijakan subsidi energi dalam waktu dekat.

“APBN kita masih tahan. Saya enggak akan ubah APBN atau subsidi yang ada sampai titik yang mungkin nanti harga minyaknya tinggi sekali,” ucapnya.

Menurutnya, selama harga minyak masih relatif terkendali, penyesuaian kebijakan belum diperlukan. Pemerintah memilih untuk terus memantau perkembangan global, terutama dampak konflik terhadap rantai pasok energi. 

Terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM), ia memastikan belum ada rencana perubahan kebijakan. Pemerintah memilih menjaga stabilitas anggaran sambil menunggu perkembangan situasi global.

“Setahu saya enggak ada (perubahan kebijakan). Jadi saya bilang, jangan diganggu dulu anggaran. Ini masih terlalu dini,” kata dia.

Dari sisi asumsi makro, Purbaya mengungkapkan harga minyak mentah Indonesia (ICP) saat ini berada di kisaran 74 Dolar AS per barel, sedikit di atas asumsi APBN 2026 yang berada di sekitar 70 dolar AS per barel. Meski demikian, selisih tersebut dinilai masih dalam batas aman.

“Iya (74 Dolar AS per barel) sampai sekarang. Jadi kan melewati (asumsi APBN) 4 Dolar kira-kira, kan? Itu yang dihitung. Nanti kalau naiknya ini baru kita hitung lagi berapa,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya