Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Menkeu Purbaya Nombok Pajak Rp50 Juta

RABU, 25 MARET 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025.

Purbaya mengatakan status pajaknya kurang bayar sehingga harus menambah setoran ke kas negara.

“Udahlah (lapor SPT). Kurang bayar,” ujar Purbaya saat acara halalbihalal di Kementerian Keuangan, Rabu, 25 Maret 2026.


Ia menjelaskan, kondisi kurang bayar kerap terjadi bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan lebih dari satu sumber.

“Kalau kerja banyak tempat hampir pasti kurang bayar. Kecuali ada satu tempat,” katanya.

Purbaya mencontohkan saat dirinya masih bekerja di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kewajiban pajaknya cenderung pas karena hanya memiliki satu sumber penghasilan.

“Kalau waktu di LPS saya nggak pernah, pas terus karena gajinya cuma dari LPS,” jelasnya.

Namun dalam ppH tahun pajak 2025, sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya masih terdaftar sebagai Ketua LPS, sehingga memengaruhi perhitungan pajaknya.

“Kalau sekarang kan saya masih ada (bukti potong) dari LPS, dan sebagian dari sini (Kemenkeu), (kurang bayar) Rp50 juta kayaknya,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya