Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: FB Prabowo)

Publika

KPK Ikut Ganggu Prabowo

RABU, 25 MARET 2026 | 04:01 WIB

TERNYATA, Presiden Prabowo Subianto tidak hanya diganggu oknum polisi, jaksa, hakim, bahkan tentara, tapi juga KPK. 

Bayangkan, di tengah suasana Lebaran Idulfitri yang khusyuk dan syahdu, ada pula tahanan yang tiba-tiba saja berubah status menjadi tahanan rumah.

Terduga koruptor jadi tahanan rumah itu pertama dalam sejarah. Bukan pula sakit atau ada kendala teknis lainnya, melainkan karena ingin berlebaran bersama keluarga. 


Tahanan, kok di rumah? Konsep ini tak jelas bagi terduga koruptor kelas kakap.

Sebelumnya, empat orang oknum tentara terungkap jadi pelaku penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. 

Aneh saja, tentara kok menyiram air keras kepada aktivis di tengah ratusan ribu CCTV di Jakarta? Orang jadi bertanya apa motifnya di balik itu?

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan, penyiraman air keras itu bentuk pengkhianatan terhadap Presiden Prabowo. 

Pelaku seperti ingin mengatakan bahwa apa yang dilakukan Presiden terkait tentara keliru. Mereka sengaja melakukan itu memang untuk ditangkap.

Sebelumnya lagi, oknum Kapolres ditangkap karena kasus narkoba. Ini lebih parah lagi. 

Seperti tak ada obatnya. Dari tahun ke tahun selalu saja terbongkar. Publik jadi berkesimpulan bahwa yang terbongkar hanyalah yang kebetulan sial saja. Tak akan pernah habis.

Kegagalan polisi dan jaksa terhadap vonis bebas Delpedro Marhaen dan kawan-kawan itu sebetulnya juga mengganggu Presiden Prabowo. 

Sudah ditangkap berbulan-bulan, ternyata vonisnya bebas. Sudah diingatkan sekelas Menko, kalau tak cukup bukti, ya dibebaskan. Tapi tetap saja ngotot, dan akhirnya kalah.

Sebelumnya lagi, oknum hakim ditangkap karena kasus korupsi. Padahal, Presiden Prabowo baru saja membangga-banggakan dirinya bisa menaikkan gaji hakim setelah 12 tahun. 

Ternyata, hasilnya juga korupsi. Presiden sampai tak habis pikir di depan para pakar yang diundangnya, kenapa orang yang sudah punya duit masih saja korupsi?

Entah bagaimana caranya Presiden Prabowo mengatasi gangguan-gangguan yang sudah berlangsung lama: terstruktur, sistematis, dan masif ini. 

Presiden mengatakan, tidak hanya polisi yang harus direformasi, tapi juga jaksa, hakim, tentara, bahkan ternyata juga KPK. 

Entah berapa lama waktu yang dibutuhkan Presiden untuk memperbaikinya, bersamaan dengan perbaikan yang lainnya.

Agaknya di setiap institusi-institusi itu ada begundal-begundal yang sudah berkuasa lama. 

Bahkan, di institusi birokrasi pun diakui Presiden, ada. Mereka selama ini dibiarkan dan tak akan mengganggu, kalau tak diganggu. 

Sedikit saja diganggu, maka mereka akan mengganggu. Memang tak terbayangkan negeri ini bisa baik dan maju dengan mudah, melihat kenyataan selama ini.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya