Berita

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. (Foto: Humpro Adpim Aceh)

Politik

Mualem Peringatkan Kader Partai Aceh Tak Bermanuver di DPRA

SELASA, 24 MARET 2026 | 05:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Aceh (PA), Muzakir Manaf (Mualem), meminta semua pihak, terutama kader PA, untuk tidak melakukan manuver politik di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). 

“Mari kita salurkan seluruh potensi energi politik yang kita miliki untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh,” kata Mualem di sela-sela halalbihalal di kediaman Ketua DPRA Zulfadhli alias Abang Samalanga, di Gampong Lancok, Kecamatan Samalanga, Bireuen, Senin 23 Maret 2026.

Mualem mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh Pemerintah Aceh dan DPRA. Tugas-tugas itu tidak akan tuntas jika energi politik yang ada dihabiskan untuk manuver-manuver yang tidak substantif. 


Mualem juga menegaskan, Zulfadhli  tetap memimpin DPRA hingga akhir masa jabatan pada 2029. Ia meminta seluruh kader Partai Aceh dan partai-partai koalisi mendukung kepemimpinan sebagai Zulfadhli di DPR Aceh.

“Zulfadhli merupakan kader terbaik Partai Aceh yang dipercaya oleh partai sebagai Ketua DPR Aceh,” kata Mualem yang juga Gubernur Aceh ini.

Menurut Mualem, selama Zulfadhli  memimpin DPR Aceh, sudah terbangun hubungan harmonis antara legislatif dan eksekutif. 

Kemampuan Zulfadhli mengorkestrasikan elemen legislatif dalam mendukung kerja-kerja Pemerintah Aceh selama ini dinilai Mualem penting untuk mendorong seluruh program yang direncanakan Mualem untuk Aceh.

“Semua pihak harus serempak dan seirama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Mualem dikutip dari RMOLAceh.

Hal tersebut disampaikan Mualem terkait dengan isu mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRA, Zulfadhli. 

Isu tersebut menyebut 67 anggota DPR Aceh terlibat dalam pengajuan mosi tersebut meski isu dibantah para petinggi partai politik di DPRA. Satu di antaranya adalah anggota DPRA dari daerah pemilihan 9, Romi Syah Putra. 

Namun Romi tegas membantah kabar tersebut. Ia menilai narasi yang didengungkan itu tidak hanya keliru, namun juga menjadi bagian dari skenario politik yang bertujuan mengadu domba serta meretakkan soliditas antara anggota dewan.

“Ini bukan sekadar isu, tapi sudah mengarah pada intrik politik yang sengaja dimainkan untuk memecah belah internal DPRA. Faktanya, sampai hari ini tidak ada mosi tidak percaya,” ujar Romi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya