Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

Politik

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

MINGGU, 22 MARET 2026 | 16:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak surut meski diterpa kritik. 

Ia bahkan menegaskan lebih memilih anggaran negara digunakan untuk memberi makan rakyat ketimbang dikorupsi. 

Menurutnya, program MBG tetap menjadi prioritas pemerintah karena menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat. 


Selain itu, program tersebut juga ditujukan untuk mengatasi persoalan gizi dan stunting, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya aku yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada,” tegas Prabowo dalam sebuah pernyataan di Hambalang, Minggu, 21 Maret 2026. 

Selain berdampak pada aspek sosial, Prabowo menilai program MBG juga memiliki efek berganda terhadap perekonomian. Ia memaparkan potensi penciptaan lapangan kerja yang besar, mulai dari dapur produksi hingga rantai pasok bahan pangan.

“MBG nanti di puncaknya kita akan punya 31 ribu dapur. Katakanlah, untuk gampang, hitungnya 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja. Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” ujarnya.

Kendati demikian, Prabowo tidak menampik masih adanya kekurangan dalam implementasi di lapangan. Pemerintah, kata dia, telah mengambil langkah tegas dengan menutup sejumlah dapur yang tidak memenuhi standar.

“Ada seribu, lebih seribu (dapur) yang sudah kita tutup,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa pembiayaan program tersebut tidak bersumber dari utang baru, melainkan dari efisiensi anggaran dan pengetatan kebocoran. 

“Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran,” tegas Prabowo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya