Berita

Diskusi Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar di Hambalang, Bogor (Foto: Instagram)

Politik

Sikap Tegas Prabowo Jawab Keresahan Publik

MINGGU, 22 MARET 2026 | 08:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menggelar pertemuan dengan sejumlah jurnalis dan pakar untuk membahas berbagai isu terkini yang tengah menjadi sorotan publik.

Dalam pertemuan tersebut, pengamat politik Adi Prayitno menilai ada momen ketika Presiden tampak tidak nyaman saat menanggapi sejumlah persoalan sensitif. Hal itu dinilai wajar, mengingat isu yang dibahas membutuhkan sikap tegas dan kejelasan dari pemerintah.

“Tentu karena isu yang dibahas sedang jadi sorotan publik dan butuh sikap tegas hitam putih pemerintah,” ujar Adi kepada RMOL, Minggu, 22 Maret 2026.


Salah satu isu yang mencuat adalah kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Publik disebut geram atas peristiwa tersebut dan berharap pemerintah tidak memberi ruang bagi pelaku maupun aktor intelektual di baliknya.

Menurut Adi, Presiden telah merespons dengan tegas. Ia memastikan pelaku akan diproses hukum dan bahkan menyebut aksi penyiraman tersebut sebagai bentuk terorisme.

Selain itu, isu keterlibatan Indonesia dalam kerja sama internasional seperti BOP juga dinilai menjadi perhatian serius. Situasi global yang memanas, terutama konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, dinilai turut memengaruhi sikap pemerintah.

“Untungnya respons Presiden tegas, akan keluar dari BOP kalau sudah tidak sejalan dengan Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya itu, Presiden juga menanggapi keluhan terkait program MBG. Ia menegaskan akan menindak pihak-pihak yang melakukan penyimpangan, sekaligus mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional yang telah menghentikan ratusan dapur MBG bermasalah.

Adi menilai, sikap tegas Presiden dalam berbagai isu tersebut penting untuk menjawab keresahan publik sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum dan menjaga kepentingan nasional.


Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya