Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Beruntung, Petugas Pantai Gercep Menolong Wisatawan Terseret Ombak

MINGGU, 22 MARET 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Momen libur Lebaran yang semula dipenuhi suasana santai dan keceriaan wisatawan, mendadak berubah mencekam.

Seorang wisatawan asal Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus kuat saat berenang di area rawan di Pantai Mandiri, Pesisir Barat, Lampung sekitar pukul 15.50 WIB.

Beruntung, kesigapan petugas penjaga pantai gabungan berhasil menggagalkan tragedi tersebut melalui aksi penyelamatan dramatis di tengah derasnya ombak.


Salah satu petugas dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Pemkab Pesisir Barat, Akbar M Firqal, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama rombongannya mencoba berenang agak jauh dari bibir pantai.

“Korban ini rombongan dari Liwa, Lampung Barat. Sebelumnya sudah sempat diperingatkan oleh petugas BPBD agar tidak berenang terlalu ke tengah karena kondisi arus cukup berbahaya,” jelas Firqal dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Minggu, 22 Maret 2026.

Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Tak lama kemudian, ombak besar datang disertai arus bawah laut yang kuat dan tiba-tiba menyeret salah satu rekan korban menjauh dari tepian.

Melihat rekannya dalam bahaya, korban berinisiatif memberikan pertolongan. Namun nahas, upaya tersebut justru membuat dirinya ikut terseret arus yang semakin kuat.

“Awalnya dia mau membantu temannya yang terbawa arus, tapi justru dia yang semakin jauh terseret ke tengah,” ungkapnya.

Teriakan minta tolong yang memecah suara deburan ombak langsung memicu respons cepat dari para petugas di pos pengawasan.

Tanpa pikir panjang, Firqal berlari menuju lokasi kejadian sambil melepaskan sepatu, lalu terjun ke laut untuk melakukan penyelamatan.

“Saya langsung inisiatif turun setelah mendengar teriakan. Alhamdulillah korban berhasil kami evakuasi,” ungkapnya lagi.

Proses penyelamatan berlangsung menegangkan, namun berhasil dilakukan berkat kerja sama tim gabungan dari BPBD serta bantuan seorang warga setempat yang berada di lokasi.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan peralatan keselamatan berupa ring buoy dan langsung dibawa ke tepi pantai dalam kondisi selamat.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, insiden terjadi di area bibir pantai yang memang dikenal memiliki arus bawah laut cukup kuat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi setiap imbauan petugas, terutama saat beraktivitas di kawasan pantai.

Pemerintah setempat pun kembali menegaskan pentingnya keselamatan selama berwisata, khususnya di momen libur Lebaran yang identik dengan meningkatnya jumlah pengunjung.

“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak berenang di zona berbahaya dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tutupnya.


Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya