Berita

Ilustrasi (Foto: KAI)

Bisnis

Hari Ini Naik LRT Jabodebek Cuma Bayar Rp1

SABTU, 21 MARET 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan kado istimewa bagi para pengguna transportasi publik di Hari Raya Idulfitri. 

Berdasarkan ketetapan pemerintah, KAI resmi memberlakukan tarif khusus sebesar Rp1 untuk seluruh rute dan layanan LRT Jabodebek yang berlaku pada hari pertama (H1) dan kedua (H2) Lebaran.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan untuk menyediakan akses transportasi yang terjangkau bagi masyarakat di tengah tingginya pergerakan selama libur hari raya. Beliau menilai momen Lebaran sebagai waktu krusial bagi warga untuk bersilaturahmi dan berwisata.


“Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” ujar Bobby, dalam keterangan yang dikutip redaksi, Sabtu 21 Maret 2026.

Selain memberikan keringanan biaya, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat minat masyarakat untuk mengandalkan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi utama di area perkotaan selama liburan.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang akibat kebijakan tarif ini, KAI telah menyusun persiapan matang mencakup optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, dan layanan di stasiun maupun di dalam kereta. Selain itu, pengaturan kepadatan penumpang juga menjadi perhatian utama, khususnya di area peron, gate, serta titik-titik yang berpotensi mengalami lonjakan pengguna.

KAI juga memberikan perhatian khusus bagi pelanggan prioritas guna memastikan seluruh pengguna tetap dapat menikmati layanan dengan aman dan nyaman.

Dari sisi sistem, KAI telah melakukan penyesuaian ticketing secara menyeluruh, mulai dari pengaturan tarif, kesiapan gate, hingga optimalisasi kanal penjualan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional di tengah potensi peningkatan volume penumpang.

KAI juga akan menerapkan pola operasi akhir pekan (weekend) dan mendirikan posko khusus Lebaran untuk memantau kelancaran di lapangan. Bobby menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk terus relevan dengan kebutuhan publik.

“Kebijakan tarif khusus ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pelanggan LRT Jabodebek pada masa Lebaran sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan,” katanya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya