Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: New York Times)

Dunia

Trump Batal ke Tiongkok, Mau Fokus Urusi Perang Iran

RABU, 18 MARET 2026 | 14:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan kunjungan resmi ke Tiongkok yang semula dijadwalkan pada akhir bulan ini.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin di Oval Office, Trump menjelaskan kunjungannya ke Tiongkok akan ditunda hingga lima atau enam minggu ke depan. 

“Kami bekerja sama dengan Tiongkok. Mereka tidak keberatan. Saya berharap dapat bertemu Presiden Xi. Saya rasa beliau juga berharap dapat bertemu saya," ujar Trump, seperti dikutip dari Associated Press, Rabu, 18 Maret 2026.


Trump mengungkapkan bahwa ia menunda lawatan karena ingin memastikan AS tetap memegang kendali penuh atas operasi militernya di Iran.

"Saya rasa penting bagi saya untuk berada di sini. Jadi mungkin kita akan sedikit tertunda. Tidak lama," kata Trump. 

Penundaan ini menegaskan bagaimana perang Iran telah memengaruhi prioritas kebijakan luar negeri AS, termasuk lonjakan harga minyak dan tekanan ekonomi domestik. 

Selain menunda kunjungan, Trump juga melonggarkan sanksi minyak Rusia dan membuka cadangan minyak nasional untuk menstabilkan pasokan, menunjukkan eskalasi krisis energi sebagai salah satu faktor penentu kebijakan saat ini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya