Berita

Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam, Din Syamsuddin (Dokumen RMOL)

Politik

Masjid Al-Aqsha Ditutup, Din Syamsuddin Pertanyakan Efektivitas Prabowo di BoP

SELASA, 17 MARET 2026 | 10:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam, Din Syamsuddin, menyoroti sikap Presiden RI Prabowo Subianto yang dinilai belum bersuara terkait penutupan Masjid Al-Aqsha oleh tentara Israel selama bulan suci Ramadan.

Menurut Din, penutupan masjid suci di Jerusalem tersebut telah berlangsung dua pekan, sehingga umat Islam tidak dapat menjalankan ibadah secara normal karena jamaah dilarang memasuki kawasan masjid.

“Ini sungguh merupakan tragedi keagamaan memilukan, dan pelanggaran HAM berat,” tegas Din kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.


Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menilai sudah saatnya Presiden Prabowo mengambil sikap tegas terhadap kebijakan pemerintah Israel yang dipimpin Benjamin Netanyahu. Ia juga menyinggung peran mantan Presiden AS, Donald Trump, dalam dinamika politik kawasan.

Din mendorong Presiden Prabowo untuk menyampaikan teguran melalui forum resmi Board of Peace (BoP). Namun, ia mempertanyakan efektivitas forum tersebut jika tidak mampu merespons persoalan serius yang terjadi di Palestina.

“Masjid al-Aqsha di Jerusalem bukan hanya milik umat Islam di Palestina tapi milik umat Islam sedunia karena merupakan kiblat pertama umat Islam,” tegas Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) ini.

Berdasarkan hal tersebut, Din mempertanyakan keberlanjutan keterlibatan Indonesia dalam forum BoP. Ia menilai, jika forum tersebut tidak memberi dampak nyata bagi perdamaian, keberadaannya justru berpotensi berubah menjadi Board of War dan Board of Tyranny.

“Mengapa tidak keluar saja dari Board of Peace?” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya