Berita

BPKH menyerahkan santuan kepada 100 anak yatim dan dhuafa di Madiun, Jawa Timur pada Jumat, 13 Maret 2026. (Foto: Dok. BPKH)

Nusantara

BPKH Santuni 100 Anak Yatim di Madiun

SABTU, 14 MARET 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyelenggarakan kegiatan santunan dan buka puasa bersama bagi 100 anak yatim dan dhuafa melalui program “Semarak Berkah Ramadhan BPKH 1447 Hijriah”.

Kegiatan ini berlangsung di Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat, 13 Maret 2026, sebagai bagian dari komitmen menebar kemaslahatan di bulan suci Ramadan.

BPKH menyalurkan 100 voucher yang terdiri dari peralatan sekolah, perlengkapan ibadah, serta paket makanan dan minuman sehat. BPKH juga melaksanakan buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat dhuafa.


Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira menegaskan bantuan yang diberikan bersumber dari nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU).

“Kami mengelola dua jenis dana utama, yaitu Dana Setoran Awal Haji dan Dana Abadi Umat (DAU). Nilai manfaat dari DAU inilah yang kami optimalkan untuk mendukung berbagai program kemaslahatan,” ujar Acep.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian Berkah Ramadhan BPKH 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia.

BPKH juga menggelar kegiatan berbuka puasa bersama santri dari pondok pesantren dan panti asuhan di wilayah Madiun untuk mempererat silaturahmi.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya perwakilan lembaga sosial dan perbankan syariah.

Melalui kegiatan ini, BPKH menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran sebagai pengelola dana umat yang amanah dan profesional.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya